Riview : Masyarakat Jaringan (Manuel Castells)

PEMBAHASAN

Manuel Castells lahir di Barcelona pada tahun 1942 dalam sebuah keluarga Francisco Franco. Castells merupakan profesor di Open university of Catalonia dan pakar analisis Urbanisasi. Castell menerbitkan sebuah karya trilogi “ The information Age” yang berisi 3 volume yaitu volume 1 “The Rise of Network Society” (1996) menekankan masalah sosial struktural seperti teknologi, ekonomi dan tenaga kerja proses yang meletakkan dasar bagi era informasi'. Volume 2 “The Power of Identity” (1997a) perhatian utama adalah dengan sosiologi yang dari 'masyarakat jaringan', khususnya dengan gerakan sosial yang muncul dalam menanggapi perubahan fundamental dan kemudian mengambil keuntungan dari keadaan baru disajikan. Volume 3 “End of Millenium “(1998) adalah yang paling eksplisit bersangkutan dengan politik, tema utama adalah inklusi sosial dan eksklusi, dan menjadikan pembelajaran pada Uni Soviet untuk masa depan Eropa, munculnya pinggiran Pasifik dan secara signifikan dalam jaringan kejahatan global.

Argumen inti Castells adalah bahwa 'era informasi' atau 'masyarakat baru' yang telah diwujudkan melalui pembangunan jaringan (Didukung oleh Teknologi informasi dan komunikasi) yang memberikan prioritas untuk information flows. Castells tidak secara gamblang mengusulkan kehadiran sebuah 'masyarakat informasi'. Dalam pandangannya semua masyarakat memiliki informasi yang digunakan, dan istilah 'masyarakat informasi' sedikit memiliki nilai analisis berkaitan dengan era sekarang. Castells mengambarkan masyarakat sekarang ini lebih kepada “Masyarakat Jaringan”.

Masyarakat jaringan merupakan kemampuan beradaptasi dan merespon pasar global, yang terpenting adalah jaringan. Jaringan terpusat dan hierarkis yang diatur oleh korporasi(perusahaan) yang memberikan produk dan layanan yang efisien dan dengan harga yang menguntungkan. Jaringan yang dibuat dan terus-menerus dibuat ulang oleh para Aktor di dalam atau di luar perusahaan.Masyarakat jaringan merupakan sistem teknologi ekonomi dimana struktur sosial dan aktivitas organisasi mengimplementasikan teknologi informasi dalam proses jaringan jaringan informasi. Struktur sosial :melibatkan masyarakat untuk mengorganisasi rencana dalam hubungan produksi, konsumsi, reproduksi, pengalaman dan kemampuan komunikasi budaya.

Berikut beberapa karakteristik masyarakat jaringan menurut Castell :

1. The Network Enterprise (Jaringan Perusahaan)

Perhatian Castells terhadap perubahan dalam praktik kerja dan pola kerja. dalam pandangan Castells, pekerjaan informasi secara besar-besaran telah meningkat di seluruh masyarakat, peningkatan itu lebih memuaskan daripada tenaga kerja yang tersedia di masa lalu, jauh lebih individu daripada sebelumnya, dan perubahan kenyataan “masyarakat jaringan” berarti bahwa orang harus terbiasa untuk menjadi 'flexible' dalam apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka harapkan untuk melakukan di masa depan jika mereka ingin bertahan di tengah-tengah 'volatilitas sistemik' informasi kapitalisme.

2. Cultural consequences (Konsekuensi Budaya)

Dalam masyarakat jaringan yang dinamis timbul konsekuensi budaya yang berdampak negatif kepada masyarakat yang disebabkan oleh perubahan teknologi, seperti konten dalam jaringan internet yang menyimpang dari budaya (pornografi dan neofasis), konten dalam televisi(media massa) yang menyajikan siaran terpusat kepada masyarakat yang homegen. Disisi lain perubahan teknologi juga berdampak positif terhadap masyarakat jaringanl.x, seperti pemanfaatan media internet untuk pengiriman Email, namun castell tetap menitikberatkan dampak negatif dari perubahan teknologi tersebut, padahal dia sendiri juga berpendapat bahwa “Hak warga negara (masyarakat informasi) adalah untuk memperluas akses TIK. internet

3. The space of flows (Ruang arus)

Dalam Masyarakat informasi, castell mengumukakan kembali tentang perbedaan antara ‘space of places’ dan the ‘space of flows’, untuk penekannya dalam masyarakat jaringan. Dengan informasi mengalir menjadi pusat organisasi masyarakat hari ini, tempat-tempat yang berbeda dan terlempar jauh dapat menjadi 'terintegrasi dalam jaringan internasional yang menghubungkan sektor paling dinamis. Castells menekankan argumen bahwa daerah dan pemukiman penting, tetapi menunjukkan bahwa kita sekarang mengalami 'diskontinuitas geografis' yang melemparkan hubungan keluar dari keteraturan. Keterbaruan 'lingkungan [x] inovasi' akan menentukan khususnya bagaimana tempat makmur atau penurunan, tetapi semua akan diintegrasikan ke dalam “masyarakat jaringan”.

4. Timeless time

Teknologi informasi komunikasi baru tanpa henti memusnahkan waktu, mengompresi dan juga menghilangkan peruntutan waktu. Misalnya di pasar keuangan global, perang ('smart' bom, 'melekat' pelaporan), teknik reproduksi baru, kesehatan. Timeless time mencirikan fungsi penguasa dan kelompok sosial,

Secara efektif, masyarakat sedang berjuang untuk mendefinisikan kembali “time”, antara pemusnahan dan peruntutan di satu sisi, dan kesadaran 'real' waktu bergerak maju selama-lamanya.

5. The power of identity (Kekuatan Identitas)

Volume 2 dari Era Informasi yaitu penekanan dari pembangunan 'masyarakat jaringan' yang meliputi integrasi dan kecenderungan untuk membagi-bagi menuju kepedulian terhadap identitas kolektif. Pokok persoalan di sini adalah gerakan sosial, dimana Castells mengartikan ‘tindakan kolektif efektif [yang] mengubah nilai-nilai dan lembaga-lembaga masyarakat ‘dan yang memberikan orang dengan elemen utama identitas mereka.

Inti argumen ini berkaitan dengan bagaimana identitas semakin mengalami kemunduran karena tren globalisasi dan masyarakat jaringan. Jadi, misalnya, Negara terancam dengan tekanan persaingan global sepertii tenaga kerja asing yang lebih murah

6. New forms of stratification (Bentuk-bentuk baru stratifikasi)

Di tempat kapitalisme yang diarahkan oleh kelas penguasa kita sekarang memiliki kapitalisme tanpa kelas kapitalis. Jaringan mahir dan berorientasii 'tenaga kerja informasi' bertanggung jawab untuk menjalankan kapitalisme saat ini. Kelompok ini telah menjadi kekuatan utama dalam masyarakat, bertanggung jawab untuk hampir segala sesuatu dari merancang teknologi untuk mengelola perubahan perusahaan dan mengagitasi untuk reformasi legislatif. Pada gilirannya, pekerja kasar (disebut 'buruh generik' oleh Castells) daianggap semakin berlebihan dan tidak tenang dalam kapitalisme informasi. Mereka terus-menerus terancam oleh kekakuan mereka sendiri, yang membuat mereka tidak mampu mengatasi perubahan.

Dengan sistem kelas lama berubah, politik kelas menjadi usang dan digantikan oleh gerakan-gerakan sosial yang lebih mampu untuk terlibat dengan situasi yang berubah dari masyarakat jaringan dan gaya hidup politik dan identitas yang menjadi ciri era sekarang. Para pemimpin gerakan-gerakan baru juga memiliki media dan keterampilan organisasi yang diperlukan untuk mobilisasi efektif di era informasi.

7. The demise of the working class

Castells menganggap bahwa sistem stratifikasi telah secara radikal diubah oleh kapitalisme informasi. Di atas semua, ini diwujudkan dalam munculnya 30 persen dari struktur kerja dari OECD (Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan) negara dipertanggungjawabkan oleh tenaga kerja informasi. Castells berpendapat bahwa kerja informasi adalah bahwa berbagai pekerjaan yang menghasilkan perubahan, memegang bersama-sama ekonomi baru, dan umumnya tidak memikirkan perencanaan dan operasionalisasi yang diperlukan oleh informasi kapitalisme.

8. Meritocracy (Meritokrasi)

Meritokrasi adalah bentuk pemerintahan atau administrasi di mana para pemimpin dipilih berdasarkan prestasi atau kemampuan mereka. Castells mendukung prinsip meritokrasi, ia menegaskan bahwa kapitalisme saat ini dipimpin oleh orang-orang dengan modal informasi, sementara kepemilikan modal ekonomi tidak lagi mencukupi untuk mengontrol tuas kekuasaan.

9. The persistence of a propertied class

Castells mengklaim, menggambarkan tradisi panjang sosiologi 'manajerial', bahwa 'kelas manajerial' berjalan pada perusahaan. kemampuan manajerial, 'merupakan jantung kapitalisme di bawah informationalism. Pada hubungan kapitalisme global memang sebagian besar pekerja informasi, berdasarkan asal-usul istimewa, [pendidikan istimewa dan keuntungan tak ternilai kekayaan warisan.

10. The origins of informational capitalism (Asal-usul Kapitalisme Informasi)

Castells menarik perbedaan antara apa yang ia sebut mode informasi pembangunan dan mode produksi kapitalis. Yang terakhir ini berasal dari tradisi Marxis, dan mengacu pada ekonomi pasar, produksi untuk profit, kepemilikan pribadi dan sejenisnya. Namun, modus pembangunan mengacu pada cara memproduksi suatu tingkat kekayaan. Industrialisme adalah salah satu modus pembangunan, dan sekarang kita telah memasuki paradigma sosio-teknis, modus informasi pembangunan, yang menyajikan kita cara baru menciptakan kekayaan. Dalam pandangan Castells , modus nasional ini pembangunan adalah di mana 'tindakan pengetahuan pada pengetahuan itu sendiri [adalah] sumber utama produktivitas'.

11. Epochal change (Era Perubahan)

Anggapan Castells bahwa kapitalisme informasi menandai perubahan dari era yg penting. Sementara kapitalisme tetap berlaku, jelas, juga, bahwa ia percaya - sebagai judul trilogi-nya - bahwa kita telah memasuki 'era informasi'. Namun Frank ingin merefleksikan laporan Castells tentang perubahan dalam hal pertanyaan, hanya bagaimana seseorang mengidentifikasi transisi dr era yg penting? Dalam melakukannya, frank berniat untuk meningkatkan keraguan tentang konsep Castells untuk informasi itu sendiri.

Dengan demikian, Castells mengacu pada 'masyarakat jaringan' sebagai konseptualisasi paling akurat dari era ini, dan sulit untuk tidak setuju dengan sebutan itu. Namun, masih ada kesulitan tentang pernyataan Castells, mulai dari hal-hal substantif seperti meremehkan tentang arti-penting ketidaksetaraan kelas, hubungan antara kontinuitas dan perubahan dalam argumennya, dan ambiguitas seperti apa dia mengerti dengan informasi.

BOOK REVIEW

Karya Manuel castells tentang “Information age” merupakan gambaran secara luas tentang Era informasi. Dalam penjelasannya manuel castell menjelaskan ke dalam triloginya “information age” yaitu The Rise of Network Society, the Power of Identity, dan End of Millenium. Argumen inti Castells adalah bahwa 'era informasi' atau 'masyarakat baru' yang telah diwujudkan melalui pembangunan jaringan (Didukung oleh Teknologi informasi dan komunikasi) yang memberikan prioritas untuk information flows. Castells tidak secara gamblang mengusulkan kehadiran sebuah 'masyarakat informasi'. Dalam pandangannya semua masyarakat memiliki informasi yang digunakan, dan istilah 'masyarakat informasi' sedikit memiliki nilai analisis berkaitan dengan era sekarang. Castells mengambarkan masyarakat sekarang ini lebih kepada “Masyarakat Jaringan”. Masyarakat jaringan merupakan sistem teknologi ekonomi dimana struktur sosial dan aktivitas organisasi mengimplementasikan teknologi informasi dalam proses jaringan jaringan informasi. Struktur sosial :melibatkan masyarakat untuk mengorganisasi rencana dalam hubungan produksi, konsumsi, reproduksi, pengalaman dan kemampuan komunikasi budaya.

Beberapa karakteristik utama masyarakat jaringan manuel castell yaitu

1. The Network Enterprise

2. Cultural consequences

3. The space of flows

4. Timeless time

5. The power of identity

6. New forms of stratification

7. The demise of the working class

8. Meritocracy

9. The persistence of a propertied class

10. The origins of informational capitalism

11. Epochal change

Namun, dalam pandangan Frank Webster, masyarakat jaringan manuel castell masih sulit dipahami seperti hal-hal substantif seperti meremehkan tentang arti-penting ketidaksetaraan kelas, hubungan antara kontinuitas dan perubahan dalam argumennya, dan ambiguitas seperti apa dia mengerti dengan informasi.

Kelebihan

Dalam menyajikan chapter V masyarakat jaringan(manuel castell), Frank webster (penulis) menjelaskan masyarakat jaringan dalam perspektif manuell castell. Frank webster juga memberikan teori lain dalam penjelasannya terkait konsep masyarakat jaringan. Frank mengkritik pernyataan dari castell yang dianggap kurang bisa dipahami dan terkesan kaku seperti hal-hal substantif contohnya meremehkan tentang arti-penting ketidaksetaraan kelas, hubungan antara kontinuitas dan perubahan dalam argumennya, dan ambiguitas seperti apa dia mengerti dengan informasi.

Kekurangan

Frank Webster secara gambalang menggambarkan masyarakat jaringan dalam perspektif manuel castell, seperti penjelasan mengenai penulis, masyarakat informasi(Informasi Age), masyarakat jaringan dan karakteristik masyarakat jaringan. Tidak hanya itu, Frank Webster juga membandingkan dan mempertegas penjelasan mengenai masyarakat jaringan melalui kritik yang diberikan dan juga berdasarkan pada teori lain. Namun perlu disadari, Frank webster dalam konteks ini terlalu mengkritik perspektif manuel castell seperti mengkoreksi hal-hal substantif, meremehkan tentang arti-penting ketidaksetaraan kelas, hubungan antara kontinuitas dan perubahan dalam argumennya, dan ambiguitas seperti apa dia mengerti dengan informasi.

Rekomendasi

Frank Webster perlu menjelaskan masyarakat jaringan dalam perspektif manuel castell dengan penjelasan lebih detail dan menjelaskan kritik-kritik yang disampaikan kepada manuell castell. Tidak hanya itu Frank Webster juga Perlu memberikan solusi kepada manuel castell.

Kesimpulan

Argumen inti Castells adalah bahwa 'era informasi' atau 'masyarakat baru' yang telah diwujudkan melalui pembangunan jaringan (Didukung oleh Teknologi informasi dan komunikasi) yang memberikan prioritas untuk information flows. Dalam pandangannya semua masyarakat memiliki informasi yang digunakan, dan istilah 'masyarakat informasi' sedikit memiliki nilai analisis berkaitan dengan era sekarang. Castells mengambarkan masyarakat sekarang ini lebih kepada “Masyarakat Jaringan”. Masyarakat jaringan merupakan sistem teknologi ekonomi dimana struktur sosial dan aktivitas organisasi mengimplementasikan teknologi informasi dalam proses jaringan jaringan informasi.


DAFTAR PUSTAKA

Webster, Frank. 2006. Theories of The Information Society.Canada : Routledge.

Geoffrey Glass .2015. “Manuel Castells's Network Society” dalam http://www.geof.net/research/2005/castells-network-society diakses pada 20 Maret 2017 pukul 19.50 WIB

Pengembangan Aplikasi Internet

Riview : Masyarakat Jaringan (Manuel Castells)

Book Riview

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah: Pengembangan Aplikasi Internet

Dosen Pengampu: Muhammad Rosyihan Hendrawan,S.IP., M.Hum.

Oleh

Kelompok 5

1. Gani Nur Pramudyo 145030700111006

2. Malik Matin 115030700111029

3. Angger Purwoko 135030701111017

4. Taufik Fajril Handiadi 145030701111007

5. Rissa Dwi Agustin 145030701111004

6. Zefanya Aleluia Kariko 155030700111006

image

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK

PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN

MARET 2017

 

KATA PENGATAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Riview Masyarakat Jaringan dalam Perspektif Manuel Castells ini dengan baik.

Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini tidak akan terwujud tanpa adanya bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat :

1. Bapak Muhammad Rosyihan Hendrawan,S.IP.,M.Hum. Dosen Pengampu Matakuliah Pengembangan Perpustakaan Digital

2. Kedua Orang Tua Kami, yang memberikan dukungan baik secara moril maupun materil demi keberlangsungan kegiatan observasi ini.

3. Serta teman-teman seperjuangan di Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Adminisrasi Universitas Brawijaya Malang.

Demi kesempurnaan makalah ini, saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan. Semoga karya makalah ini bermanfaat dan dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi pihak yang membutuhkan

 

Malang, 21 Maret 2017

Penyusun

KELOMPOK 5

Tentang Penulis: Gani Nur Pramudyo merupakan Mahasiswa S1 Prodi Ilmu Perpustakaan FIA UB 2014.Penulis aktif menjadi student employee PJ layanan pengguna di Fadel Muhammad Resource Center FIA UB

Share this

Related Posts