Artikel Fungi - Gani Nur Pramudyo
News Update
Loading...

Senin, 31 Desember 2012

Artikel Fungi


Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrofyang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunanyang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosispada seranggaatau katak). Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara :dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah, sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi(dari akar kata Yunani μυκες, "lendir", dan λογοσ, "pengetahuan", "lambang").
Posisi fungi dalam taksonomi
Fungi dulu dikelompokkan sebagai tumbuhan. Dalam perkembangannya, fungi dipisahkan dari tumbuhan karena banyak hal yang berbeda. Fungi bukan autotrofseperti tumbuhan melainkan heterotrof sehingga lebih dekat ke hewan. Usaha menyatukan fungi dengan hewan pada golongan yang sama juga gagal karena fungi mencerna makanannya di luar tubuh (eksternal), tidak seperti hewan yang mencerna secara internal. Selain itu, sel-sel fungi berdinding selyang tersusun dari kitin, tidak seperti sel hewan.
Cara hidup
Fungi hidup menyerap zat organik dari lingkunganya. Berdasarkan cara memperoleh makannya, fungi mempunyai sifat sebagai berikut:
·         Saprofit
·         Parasit
·         Mutual ,dan lain - lain
 Habitat
Fungi hidup pada lingkungan yang beragam namun sebagian besar jamur hidup di tempat yang lembab. Habitat fungi berada di darat (terestrial) dan di tempat lembab. Meskipun demikian banyak pula fungi yang hidup pada organisme atau sisa-sisa organisme di laut atau di air tawar. Jamur juga dapat hidup di lingkungan yang asam.
Reproduksi
Fungi melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual terjadi dengan pembentukan kuncup atau tunas pada jamur uniselule serta pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium) dan pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) pada fungi multiseluler. Reproduksi jamur secara seksual dilakukan oleh spora seksual. Spora seksual dihasilkan secara singami. Singgami terdiri dari dua tahap, yaitu tahap plasmogami dan tahap kariogami.
Klasifikasi
Fungi diklasifikasikan menjadi 6 klasifilasi:
    Zygomycota
    Ascomycota
    Basidiomycota       
    Deuteromycota
    Mikoriza
    Lumut Kerak
Klasifikasi Ilmiah
Domain: Eukarya
(tidak termasuk ) Opisthokonta
Kerajaan: Fungi   (L., 1753) R.T. Moore, 1980

Share with your friends

Add your opinion
Disqus comments
Notification
Gani Nur Pramudyo merupakan Awardee LPDP dan saat ini akan menempuh studi Magister Ilmu Perpustakaan FIB Universitas Indonesia 2019. Apabila Anda berminat untuk mengundang saya sebagai narasumber, pemateri, atau pembicara di institusi Anda, dengan senang hati saya akan berusaha menyanggupinya. Silakan kontak via email ke gani_nurp@yahoo.com atau DM via Instagram gani_igan. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.
Done