Makalah Faktor - faktor Kependudukan - Gani Nur Pramudyo
News Update
Loading...

Jumat, 21 Desember 2012

Makalah Faktor - faktor Kependudukan



BAB I
PENDAHULUAN
1.   LATAR BELAKANG

Semakin berkembangnya Pertumbuhan penduduk yang meningkat berkaitan dengan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat. Pengetahuan tentang aspek-aspek dan komponen demografi seperti fertilitas, mortalitas, morbiditas, migrasi, ketenagakerjaan, perkawinan, dan aspek keluarga dan rumah tangga akan membantu para penentu kebijakan dan perencana program untuk dapat mengembangkan program pembangunan kependudukan dan peningkatan ksesejahteraan masyarakat yang tepat pada sasarannya.
Masalah utama yang dihadapi di bidang kependudukan dan Lingkungan hidup  adalah masih tingginya pertumbuhan penduduk yang menyebabkan masalah terhadap lingkungan.Program kependudukan dan keluarga berencana bertujuan turut serta menciptakan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat melalui usaha-usaha perencanaan dan pengendalian penduduk. Dengan demikian diharapkan tercapai keseimbangan yang baik antara jumlah dan kecepatan pertambahan penduduk dengan lingkungannya.
Berdasarkan permasalahan yang timbul tersebut, maka penulis akan mencoba untuk menjelaskan tentang masalah – maslah kependudukan dan lingkungan hidup secara jelas.

2.   RUMUSAN MASALAH
Dalam hal ini, kami mengamati faktor – faktor kependudukan yaitu:
1.      Faktor – faktor kependudukan.
2.      Penyebab Pertambahan Penduduk Meningkat.
3.      Solusi agar kepadatan penduduk merata dan di kota besar berkurang.
4.      Pengaruh Manusia terhadap lingkungan hidup .
5.      Permasalahan yang disebabkan oleh manusia dan upaya yang dilakukan untuk mengatsinya.
6.      Pengamatan terhadap masalah yang timbul di lingkungan sekitar.
3.   TUJUAN
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Mulok Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup ( PKLH.
4.   MANFAAT
Manfaat dari penulisan makalah ini yaitu untuk menjelaskan tentang masalah – masalah Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup  ( PKLH ).


BAB II
ISI
1.      Faktor – faktor  Kependudukan ?
A.    ANGKA KELAHIRAN (fertilitas)
Fertilitas dalam pengertian demografi adalah kemampuan seorang wanita secara riil untuk melahirkan yang diwujudkan dalam jumlah bayi yang senyatanya dilahirkan. Tinggi rendahnya kelahiran erat hubungannya dan tergantung Pada struktur umur, banyaknya kelahiran, banyaknya perkawinan, penggunaan alat kontrasepsi, aborsi, tingkat pendidikan, status pekerjaan, serta pembangunan.
Beberapa fertilitas yang sering digunakan adalah :
1) Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate)
Angka kelahiran kasar adalah angka yang menunjukkan jumlah kelahiran
pertahun di satu tempat per seribu penduduk.
2) Angka kelahiran khusus (age specific birth rate/asbr)
angka kelahiran khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran bayi setiap 1.000 penduduk wanita pada kelompok umur tertentu.
3) angka kelahiran umum (general fertility rate/gfr)
angka kelahiran umum yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran setiap 1.000 wanita yang berusia 15 – 49 tahun dalam satu tahun
B.     ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS)
Angka kematian dibedakan menjadi tiga macam yaitu angka kematian kasar, angka kematian khusus, dan angka kematian bayi.
1) angka kematian kasar (crude death rate/cdr)angka kematian kasar yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000 penduduk dalam waktu satu tahun.
2) angka kematian khusus(age specific death rate/asdr)angka kematian khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000 penduduk pada golongan umur tertentu dalam waktu satu tahun.
3) angka kematian bayi (infant mortality rate/imr)angka kematian bayi yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi (anak yang umurnya di bawah satu tahun) setiap 1.000 kelahiran bayi hidup dalam satu tahun. Imr dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini.
C.    MIGRASI
Migrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi angka pertumbuhan penduduk. Migrasi adalah perpindahan penduduk. Orang dikatakan telah melakukan migrasi apabila orang tersebut telah melewati batas administrasi wilayah lain.
Jenis-jenis migrasi
a.      Transmigrasi (perpindahan dari satu daerah (pulau) untuk menetap ke daerah lain di dalam wilayah republik indonesia).
b.      Urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota besar)
c.       Emigrasi (perpindahan penduduk dari dalanegeri kemudian menetap di luar negeri).
d.      Imigrasi (kebalikan dari emigrasi)
e.       Re-emigrasi (kembali ke tempat asal)
D.    TRANSISI DEMOGRAFI
Transisi demografi adalah perubahan terhadap fertilitas dan mortilitas yang besar.
2.      Apa penyebab pertambahan penduduk meningkat ?
1)      ANGKA KELAHIRAN (fertilitas)
Fertilitas dalam pengertian demografi adalah kemampuan seorang wanita secara riil untuk melahirkan yang diwujudkan dalam jumlah bayi yang senyatanya dilahirkan. Tinggi rendahnya kelahiran erat hubungannya dan tergantung Pada struktur umur, banyaknya kelahiran, banyaknya perkawinan, penggunaan alat kontrasepsi, aborsi, tingkat pendidikan, status pekerjaan, serta pembangunan.
2)      MIGRASI
Migrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi angka pertumbuhan penduduk. Migrasi adalah perpindahan penduduk. Orang dikatakan telah melakukan migrasi apabila orang tersebut telah melewati batas administrasi wilayah lain
3.      Bagaimana solusi agar kepadatan penduduk merata dan kota besar berkurang ?
a.       Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.
b.      Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.
c.       Transmigrasi ,Dengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.
4.      Bagaimana manusia dapat mempengaruhi lingkungan hidup ?
·         Pengaruh Manusia yang menguntungkan lingkungan antara lain:
1.      Melakukan eksploitasi Sumber Daya Alam secara tepat dan bijaksana terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui;
2.      Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keaneka jenis flora serta untuk mencegah terjadinya erosi dan banjir;
3.      Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar kadar bahan pencemar yang terbuang ke dalam lingkungan tidak melampaui nilai ambang batasnya;
4.      Melakukan sistem pertanian secra tumpang sari atau multi kultur untuk menjaga kesuburan tanah. Untuk tanah pertanian yang miring dibuat sengkedan guna mencegah derasnya erosi serta terhanyutnya lapisan tanah yang mengandung humus;
5.      Membuat peraturan, organisasi atau undang-undang untuk melindungi lingkungan dan keanekaan jenis makhluk hidup.
·         Pengaruh Manusia yang bersifat negatif antara lain sebagai berikut:
1.      Eksploitasi yang melampaui batas sehingga persediaan Sumber Daya Alam makin menciut (depletion);
2.      Punah atau merosotnya jumlah keanekaan jenis biota yang juga merupakan sumber plasma nutfah;
3.      Berubahnya ekosistem alami yang mantap dan seimbang menjadi ekosistem binaan yang tidak mantap karena terus menerus memerlukan subsidi energi;
4.      Berubahnya profil permukaan bumi yang dapat mengganggu kestabilan tanah hingga menimbulkan longsor;
5.      Masuknya energi bahan atau senyawa tertentu ke dalam lingkungan yang menimbulkan pencemaran air, udara, dan tanah. hal ini berakibat menurunnya kualitas lingkungan hidup. Pencemaran dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan terhadap manusia itu sendiri;

5.      Permasalahan apa yang disebabkan oleh manusia dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut ?

·         Permasalahan apa yang disebabkan oleh manusia

> Beberapa bentuk kerusakan lingkunganhidup karena faktor manusia, antara lain:
a.   Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
b.   Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem
pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
c.   Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.
> Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a.   Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan).
b.   Perburuan liar.
c.   Merusak hutan bakau.
d.   Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman.
e.   Pembuangan sampah di sembarang tempat.
f.    Bangunanliar di daerah aliran sungai (DAS).
g.   Pemanfaatan sumber dayaalamsecara berlebihan di luar batas.

 
·         Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah

a.       Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
b.      Pelestarian udara
1)      Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita
2)      Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik
3)      Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan
c.       Pelestarian hutan
1)   Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
2)   Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
3)   Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
4)   Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
5)   Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan.
d.      Pelestarian laut dan pantai
1)   Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
2)   Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
3)   Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
4)   Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.
e.       Pelestarian flora dan fauna
1)   Mendirikan cagar alamdan suaka margasatwa.
2)   Melarang kegiatanperburuan liar.
3)   Menggalakkan kegiatan penghijauan




6.      Amati lingkungan yang padat penduduk disekitar tempat tinggalmu catatlah yang timbul di sana ?
Pengamatan di Kecamatan Mojoroto ( merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya di kota kediri )
Permasalahan yang timbul di sana :
Bidang Ekonomi
D ampak kepadatan penduduk terhadap ekonomi adalah pendapatan per kapita berkurang sehingga daya beli masyarakat menurun. Hal ini juga menyebabkan kemampuan menabung masyarakat menurun sehingga dana untuk pembangunan negara berkurang. Ak ibatnya, lapangan kerja menjadi berkurang dan pengangguran makin meningkat.
Bidang Sosial
Jika lapangan pekerjaan berkurang, maka pengangguran akan men ingkat. Hal ini akan meningkatkan kejahatan. Selain itu, terjadinya urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang layak makin meningkatkan penduduk kota. Hal ini berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Lingkungan
Jumlah penduduk yang makin meningkat menyebabkan kebutuhannya makin meningkat pula. Hal ini berdampak negatif pada lingkungan, yaitu:
1)   Makin berkurangnya lahan produktif, seperti sawah dan perkebunan karena lahan tersebut dipakai untuk pemukiman.
2)   Makin berkurangnya ketersediaan air bersih. Manusia membutuhkan air bersih untuk keperluan hidupnya. Pertambahan penduduk akan menyebabkan bertambahnya kebutuhan air bersih. Hal ini menyebabkan persediaan air bersih menurun.
3)   Pertambahan penduduk juga menyebabkan arus mobilitas meningkat. Akibatnya, kebutuhan alat tranportasi meningkat dan kebutuhan energi seperti minyak bumi meningkat pula. Hal ini dapat menyebabkan pencemaran udara dan membuat persediaan minyak bumi makin menipis.
4)   Pertambahan penduduk juga menyebabkan makin meningkatnya limbah rumah tangga, seperti sampah dan lain-lain. Hal ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.




BAB III
PENUTUP

  1. Kesimpulan
Sejarah penemuan tata surya diawali dengan prkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad lima tahun yang lalu membawa manusia untuk mengetahui benda-benda langit terbebas dari selubung mitologi.
Struktur sistem tata surya yang terdiri dari matahari, dan sebuah bintang deret utama.

  1. Saran
Kita sebagai manusia yang berilmu harus lebih mengenal dan mengetahui Faktor – faktor kependudukan dan lingkungan hidup .
Perbanyak membaca agar ilmu pngetahuan dan wawasan kita bertambah banyak.


DAFTAR PUSTAKA
·         http://afand.abatasa.com/post/detail/2405/linkungan-hidup-kerusakan-lingkungan-pengertian-kerusakan-lingkungan-dan-pelestarian-
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Penduduk
·         http://zaifbio.wordpress.com/2010/02/11/kepadatan-penduduk-dan-pencemaran-lingkungan/



MAKALAH
“Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup”


Disusun oleh :

Kelas : X - 2
Semester 1
Tahun Pelajaran 2011/2012



KATA PENGANTAR
            Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga makalah ini yang berjudul “ Faktor – Faktor Kependudukan ” dapat kami selesaikan.
            Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran PKLH  (Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup) kelas X semester 1 Tahun Pelajaran 2011/2012.
            Dalam penyusunan makalah ini banyak pihak yang telah membantu kami baik secara langsung maupun tidak langsung yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kami tersebut baik yang secara langsung maupun tidak langsung.
            Kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Kami pun menyadari dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan maupun kesalahan, seperti kata pepatah “ tak ada gading yang tak retak “ karena kami hanya manusia biasa yang masih perlu banyak belajar. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyusunan makalah di masa depan yang lebih baik lagi.


Kediri,      Agustus 2011
Penyusun
                       
                                                                                                                       


DAFTAR ISI

Halaman Depan......................................................................................................... i
Kata Pengantar......................................................................................................... ii
Daftar Isi................................................................................................................. iii
BAB I    PENDAHULUAN................................................................................... 1
1.      Latar Belakang.................................................................................... 1
2.      Rumusan Masalah............................................................................... 1
3.      Tujuan................................................................................................. 1
4.      Manfaat............................................................................................... 1
BAB II   ISI............................................................................................................. 2
1.      Faktor – faktor  Kependudukan......................................................... 2
2.      Penyebab pertambahan penduduk meningkat.................................... 3
3.      Solusi kepadatan penduduk........................................................ ....... 3
4.      Pengaruh manusia terhadap lingkungan hidup................................... 3
5.      masalah & upaya mengatasi masalah disebabkan manusia.......... ....... 4
6.      Pengamatan terhadap lingkungan padat penduduk............................ 5

BAB III .PENUTUP............................................................................................ 6
1.      Kesimpulan......................................................................................... 6
2.      Saran................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................. 7

Share with your friends

Add your opinion
Disqus comments
Notification
Gani Nur Pramudyo merupakan Awardee LPDP dan saat ini akan menempuh studi Magister Ilmu Perpustakaan FIB Universitas Indonesia 2019. Apabila Anda berminat untuk mengundang saya sebagai narasumber, pemateri, atau pembicara di institusi Anda, dengan senang hati saya akan berusaha menyanggupinya. Silakan kontak via email ke gani_nurp@yahoo.com atau DM via Instagram gani_igan. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.
Done