Motivasi Part 2 : Belajar Jadi Tukang Ketik - Gani Nur Pramudyo

Always Supporting Your Knowledge

Selasa, 15 Oktober 2019

Motivasi Part 2 : Belajar Jadi Tukang Ketik

Candi prambanan, via tiket.com

Beralih sekolah di kota, membuat Igan memiliki cukup banyak teman di luar desa. Awalnya waktu SD Igan sekolah di desa, kemudian melanjutkan SMP di Kota. Waktu dari rumah ke sekolah sekitar 20 menit menggunakan sepeda. Awalnya ketika berangkat ke sekolah memang sendiri, karena teman SD tidak ada yang sekolah disana. Namun, kemudian bersama teman satu desa, berangkat bersama.
Igan aktif berorganisasi Osis, PMR,  Pramuka dan mengkuti ekstrakurikuler Karate. Pada Ekskul karate ini, Igan sering ikut event karate tingkat nasional dan internasional. Namun, Igan hanya mencapai tahap kedua, setelah itu tidak melaju ke final. Waktu itu masih sabuk kuning.
Igan pernah juga pernah mendapatkan beasiswa siswa berprestasi. Igan mendapat beasiswa karena memperoleh peringkat 1 paralel satu sekolah waktu itu. Uang beasiswa langsung habis Igan gunakan untuk membayar SKAL tujuan Jogja
Igan berbisnis jasa layanan pengetikan dan sedikit demi sedikit mulai menekuni komputer. Kalau libur, biasanya ikut ayah, membantu di tempat kerjanya di rental pengetikan dan fotocopy. Paling memanfaatkan momen ketika banyak yang ngeprint, laporan studi banding, cukup banyak hasil yang didapat Igan waktu itu.

Comments


EmoticonEmoticon