Apa yang harus kamu ketahui tentang SINTA Jurnal?

Apakah universitas atau lembaga kamu mewajibkan publikasi di jurnal terakreditasi nasional? 

Jika Ya, maka artikel ini akan membantumu mengetahui mekanisme memilih jurnal terakreditasi nasional (Sinta Jurnal), cara publikasi jurnal hingga mengarsipkan dokumen yang nanti akan kamu butuhkan untuk mengisi kredit ataupun laporan perkembangan akademik. 

Apa itu Sinta Jurnal?

Science and Technology Index (Sinta) merupakan  sistem informasi penelitian berbasis web untuk mengukur kinerja peneliti, lembaga dan jurnal di Indonesia [1]. 

Sinta sebagai pengindeks jurnal (Indonesia) serupa Scopus, menetapkan kriteria skor atau peringkat untuk penerbit jurnal Sinta 1-Sinta 6.

Skor dan peringkat Sinta

Peringkat Sinta menunjukan bahwa jurnal yang kita pilih sesuai kriteria "terakreditasi nasional". 

Mengetahui peringkat Sinta, kita dapat melihat mutu dan relevansi Jurnal Ilmiah; dan daya saing jurnal [2]. Saat submit jurnal, pastikan memilih jurnal dan peringkat Sinta sesuai kebutuhan.     

  • Sinta 1 : Terakreditasi Peringkat 1, nilai akreditasi 85 ≤ n ≤ 100
  • Sinta 2: Terakreditasi Peringkat 2, nilai akreditasi 70 ≤ n < 85
  • Sinta 3: Terakreditasi Peringkat 3, nilai akreditasi 60 ≤ n < 70
  • Sinta 4: Terakreditasi Peringkat 4, nilai akreditasi 50 ≤ n < 60
  • Sinta 5:Terakreditasi Peringkat 5, nilai akreditasi 40 ≤ n < 50
  • Sinta 6: Terakreditasi Peringkat 6, nilai akreditasi 30 ≤ n < 40

Cek peringkat jurnal di Sinta

Silahkan buka http://sinta.ristekbrin.go.id, ketikan kata kunci bidang (misal: Ilmu sosial), akan tampil penerbit jurnal dengan peringkat Sinta 1 - Sinta 6. 

Anda juga dapat melihat logo Sinta melalui laman/bagian Indexing penerbit jurnal. Klik logo untuk melihat peringkat Sinta selengkapnya.

Peringkat jurnal di Sinta

Apa maksud jurnal terindeks Sinta?

Jurnal terindeks Sinta berarti jurnal tersebut terakreditasi secara nasional. 

Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan pemilihan dan publikasi jurnal, seperti jurnal terindeks mesin pencari jurnal ilmiah seperti DOAJ, Google Scholar. Semakin banyak pengindeks jurnal, maka visibilitas jurnal kita akan dilihat banyak pembaca. 

Selain visibilitas, indeks jurnal dapat digunakan sebagai "backup", tidak hanya indeks metadata jurnal, akan tetapi file biasanya akan ikut terpanen di dalam database pengindeks

Referensi

[1] http://sinta.ristekbrin.go.id/about

[2]Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah

Gani Nur Pramudyo
Gani Nur Pramudyo Halo saya Gani! Saya blogger yang menginspirasi melalui tulisan, peneliti metadata, dan long-life learner.

Post a Comment for "Apa yang harus kamu ketahui tentang SINTA Jurnal? "