Ketahui Jurnal Predator: Bagaimana ciri dan dampaknya

Jurnal predator (Predatory journal) mengancam dan memangsa para peneliti, mahasiswa dan dosen yang tergoda dengan publikasi kilat, upaya minimal dan harga yang masuk akal bagi mereka. Jurnal predator dengan segala daya dan upaya selalu mencari mangsa.

Ciri-ciri jurnal predator 

Beberapa ciri-ciri dari jurnal predator yang wajib diketahui untuk dihindari oleh siapapun, sebagai berikut:

Spam email 

Jurnal predator mengirim email ke banyak pengguna, berisi Call for papers, editors, referees [2]. Jurnal predator memberikan berbagai kelebihan seperti, proses publikasi cepat dan tanpa riview.

Biaya Submit

Biaya publikasi selangit [1] umumnya sangat mahal dan tidak ada peluang terbit jika tidak membayar. Jurnal konvensional/komunitas defaultnya gratis [2]. Jurnal predator mementingkan keuntungan, jurnal terbit apapun bentuknya. 

Riview Singkat

Jurnal predator umumnya tidak melakukan proses riview, langsung terbit apabila selesai proses pembayaran [1]. Lebih lanjut, menelaah artikel umumnya memakan waktu hingga dua bulan [4], apabila terlalu cepat dan tanpa riview, jurnal tersebut dapat diindikasikan jurnal predator.

Volume dan waktu terbit 

Jurnal predator biasanya memiliki volume relatif baru [2]. Contohnya baru menerbitkan jurnal dua kali. Selanjutnya, waktu terbit tidak jelas dan bahkan tiap bulan terbit [3]. 

Sulit dicari alamat offline 

Kebanyakan Jurnal predator beralamat palsu atau P.O.Box yang disewa [2]. Bahkan hanya memiliki alamat atau URL website.

Mengecek daftar jurnal predator

Mengecek jurnal-jurnal predator, anda dapat mengunjungi situs scholarlyoa.com/publishers/ dan predatoryjournals.com/publishers/

Situs ini hadir untuk melindungi komunitas ilmiah [1], dengan memberikan daftar/list jurnal-jurnal predator yang harus dihindari oleh para peneliti, dosen, dan bahkan mahasiswa sekalipun. Anda dapat berkontribusi, apabila menemukan jurnal predator yang belum terdaftar, dengan mengirim email ke situs tersebut. 

Cek daftar jurnal predator melalui scholaryoa

Dampak Negatif Jurnal Predator 

  1. Nilai karya ilmiahnya akan jatuh
  2. Publikasi tidak diakui oleh LIPI, Dikti dan instansi lain [2,4].
  3. Rawan plagiarisme
  4. Memeras peneliti dengan biaya publikasi yang mahal
  5. Jalan pintas bagi penulis untuk publikasi ilmiah cepat [5]

Infografis

Infografis Mengenali Jurnal Predator

Referensi

[1] Predatoryjournals.com (2020). About dalam https://predatoryjournals.com/about/ 

[2] Mart, T. (2016) Cerdas Memilih Target Jurnal Internasiona dalam http://research.eng.ui.ac.id/uploads/files/20161213-1520079372.pdf 

[3] Deepublish (2019). Ciri predatory journal dalam https://penerbitdeepublish.com/ciri-predatory-journals/ 

[4] Ramadhan, M.S.(2020). Jurus Mengenali Ciri-ciri Jurnal Predator dalam https://www.medcom.id/pendidikan/tips-pendidikan/zNAYPPZN-jurus-mengenali-ciri-ciri-jurnal-predator

[5] Wijaya, E. (2018). Mengidentifikasi Dan Menghindari Jurnal Predator https://www.alomedika.com/mengidentifikasi-dan-menghindari-jurnal-predator

Gani Nur Pramudyo
Gani Nur Pramudyo Sedang belajar Ilmu Kearsipan di FIB UI (S2). Untuk keperluan narasumber silakan hubungi saya, saya akan berusaha menyanggupinya.