Strategi manajemen kesan (impression management) di perusahaan

|

8 Views
Strategi manajemen kesan (impression management) di perusahaan

Karyawan atau perusahaan dapat menggunakan strategi manajemen
kesan untuk memanipulasi persepsi orang lain tentang mereka. Pengetahuan budaya
adalah modal yang kuat dalam manajemen kesan, namun ini belum cukup
dieksplorasi dalam literatur sebelumnya.

3 langkah audit pengetahuan untuk penerapan manajemen kesan
: (i) Mencari informasi tentang apa impression mereka;  (ii) Mengidentifikasi strategi yang paling
tepat (iii) Mencari tahu apa norma budaya setempat dan  budaya organisasi mereka

Dasar pengetahuan budaya dapat diciptakan melalui pelatihan
lintas budaya dan transfer pengetahuan untuk ekspatriat. Pengetahuan yang
disajikan dalam bab ini dapat dimanfaatkan Perusahaan multinasional dalam upaya
hubungan masyarakat internasional mereka.

Manajemen kesan

Manajemen kesan merupakan upaya strategis untuk mempengaruhi
persepsi atau reaksi orang lain untuk memenuhi tujuan pribadi, tujuan sosial
atau tujuan material.

Contoh Karyawan system analyst baru di departemen TI
memiliki ide restrukturisasi database. Sedangkan Senior memusuhi ide tsb,
sehingga perlu penerapan Manajemen kesan 
seperti menunjukkan empati. Setelah itu melakukan pendekatan dan
menyampaikan ide ke senior.

Manajemen kesan 
dimulai dengan pengumpulan informasi-menentukan strategi apa yang
diperlukan dan mengapa. Menetapkan apa motif mereka seperti (1) keinginan
bersifat pribadi (untuk memenuhi ambisi atau untuk membangun atau
mempertahankan identitas publik); (2) murni sosial – mis. ingin disukai atau
dihormati. (3 ) untuk perolehan materi menerima kenaikan gaji melalui promosi.

Perlunya Manajemen kesan 
untuk Perusahaan

Keberhasilan upaya Manajemen kesan tergantung budaya masyarakat, budaya
organisasi, perbedaan individu.

Budaya masyarakat

Budaya Timur-“menyelamatkan citra”, didefinisikan
sebagai penghindaran dari rasa malu sosial atau kehilangan kepribadian. Ini
disebabkan oleh sifat kolektivistik dari budaya tersebut. Budaya Barat-
mengarah pada hasil kesuksesan dalam masyarakat Eropa Barat / Amerika Utara
cenderung individualis

Budaya organisasi

Karyawan mengadopsi taktik Manajemen kesan  yang fungsional dan sesuai, yang akan
melayani kepentingan mereka di bawah sistem organisasi yang ada saat ini baik
organisasi mekanistik dan organisasi organistik (teratur)

Perbedaan individu

Karakteristik individu dapat mempengaruhi penerimaan orang
lain terhadap mereka seperti Status, kekuatan, dan daya tarik ; pengawasan
diri; Jenis kelamin;  kredit istemewa

3 Langkah Audit Pengetahuan 

3 Langkah Audit Pengetahuan

Pelatihan Lintas Budaya dan Manfaatnya

Belajar bahasa, membaca buku panduan perjalanan, atau
menonton program televisi film dari negara tuan rumah yang prospektif adalah
sesuatu yang mungkin dilakukan oleh beberapa ekspatriat sebelum memulai
pekerjaan mereka di luar negeri dan bermanfaat bagi adaptasi budaya. Contoh
karyawan Jepang bekerja sangat baik dalam tim tetapi tidak bagus jika
sendirian.

Pengetahuan budaya dapat membuat ekspatriat lebih adaptif
secara budaya dengan lingkungan kerja baru mereka, sehingga memiliki efek
positif pada kinerja dan penyesuaian kerja mereka

Adaptasi budaya oleh ekspatriat ditemukan memiliki dampak
positif pada kinerja dan / atau penyesuaian kerja mereka. Penelitian terdahulu
menemukan korelasi yang signifikan antara penyesuaian budaya, penyesuaian dalam
interaksi. Ada juga bukti yang menunjukkan bahwa adaptasi budaya meningkatkan
transfer pengetahuan oleh ekspatriat.

Praktik Manajemen kesan

Dari sisi perusahaan, semakin efektif Manajemen kesan  yang dilakukan, transfer produknya atau
CSRnya semakin diterima oleh masyarakat/konsumen. Dari sisi individu/karyawan
semakin efektif Manajemen kesan, semakin mudah untuk transfer ide-ide atau
pengetahuan ke perusahaan, selain mendapatkan keuntungan pribadi, sosial,
kenaikkan gaji

Referensi

Kamau, C. (2011). Strategising impression management in corporations: cultural knowledge as capital. In Global Business: Concepts, Methodologies, Tools and Applications (pp. 1707-1731). IGI Global.

Catatan

Critical Review ini disusun oleh Bima Bijak, Gani Nur Pramudyo, Riyan Sanjaya
Gani Nur Pramudyo Avatar

Artikel Menarik Lainnya