LAPORAN BUKU : Membina Perpustakaan Desa

Untitled-1 copyPerpustakaan Umum Desa merupakan subsistem dari sistem perpustakaan nasional. Suatu penisinergian semua perpustakaan diseluruh wilayah Indonesia dalam rangka. Pembelajaran sepanjang hayat bagi semua warga Negara secara demokratis, adil, dan merata. Perpustakan menyediakan wahana mencerdaskan kehidupan masyarakat desa dan menumbuhkan daya kreasi, prakarsa dan swakrsa masyarakat melalui peningkatan gemar membaca dan semangat belajar masyarakat menyediakan sarana hiburan, rekreasi dan edukasi. Memanfaatkan hal-hal yang bersifat membangun dalam waktu senggang.

Buku dengan judul “MEMBINA PERPUSTAKAAN DESA”, yang dilengkapi UU No 43 th 2007 tentang perpustakan. Buku ini dibuat oleh Dr. Sutarno NS, diterbitkan oleh CV Sagung Seto di Jakarta pada bulan Oktober tahun 2008, cetakan pertama. buku ini memiliki 190 halaman; terdiri dari vi dan 184 hal.

Menurut Sutarno NS (2008:123) saat ini banyak perpustakaan desa yang mengalami kendala dalam mengelola perpustakaan desa, seperti

  1. 1. Jumlah dan kwalitas perpustakaan desa belum merata diseluruh wilayah Indonesia, bahkan baru sebagian saja desa-desa yang telah membentuk perpustakan desa
  2. 2. Pembinaan kegemaran, budaya membaca, dan belajar didesa masih terkendala oleh budaya tutur, budaya lisan, dan budaya bercerita yang masih dominan.

Pembahasan

Perpustakaan desa adalah perpustakaan umum yang dibentuk dan diselengarakan didesa-desa diseluruh Indonesia. Perpustakaan itu pada dasarnya adalah miliki rakyat, dibangun oleh rakyat dan ditunjukkan untuk melayani masyarakat di masing – masing desa yang bersangkutan. Pemerintah sebaiknya bekerjasama dengan pemangku kepentingan di seluruh wilayah dengan memberikan stimulant, bimbingan teknis dan manajemen. Sementara yang lain menggalang kekuatan agar perpustakaan desa yang di harapkan segera terwujud dari berperan sebagaimana mestinya.

Untuk itulah penyusun membuat laporan buku ini dengan harapan pustakawan atau pengelola perpustakaan didesa dapat mengelola perpustakaan desa yang lebih maju dan berkembangan sesuai dengan tingkat kebutuhan didesa. Sarana dan tempat untuk belajar, menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain sebagai penambah wawasan dan keterampilan warganya, perpustakaan desa itu juga menambah waktu belajar di sekolah yang sangat terbatas bagi mereka yang masih bersekolah.

Pada dasarnya perpustakaan merupakan sumber belajar yang tak pernah kering informasi dan ilmu pengetahuan. Namun masih banyak juga disekitar kita daerah atau tempat yang belum tersentuh tekhnologi. Dengan kata lain perpustakaan desa merupakan sarana penting yang mampu mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin Negara selanjutnya.

Membina sebuah perpustakaan desa mempunyai misi untuk memajukan kegemaran, kebiasaan membaca, dan berbudaya membaca. Jika perpustakaan desa dibangun tanpa adanya misi dan tujuan, maka perpustakan itu hanya dibangun untuk melengkapi tatanan desa saja. Untuk mendukung program pembentukan dan pengembangan perpustakaan desa tidaklah mudah, dalam kenyataanya sebagian besar penduduk Indonesia bermukim didesa dan seluruh pelosok tanah air yang berpotensi untuk dibina dan dikembangkan. Hanya saja mereka belum terlayani oleh perpustakaan sebagaimana mestinya.

Analisis

1. Kurangnya pelayanan dalam perpustakaan desa

2. Kurangnya fasilitas dalam perpustakaan desa

3. Kurangnya biaya dalam pengembangan untuk kemajuan perpustakaan desa

4. Kurangnya hubungan timbal balik antara pengelola dengan pengunjung perpustakaan desa itu sendiri

5. Belum bisa menelaah lebih jauh bagaimana perpustakaan dalam nyatanya disekitar kita.

Deskripsi

  1. Matakuliah : Bahasa Indonesia
    Dosen Pengampu : Anita Tri Widyawati,S.Sos, MA
    Judul : Laporan Buku : Membina Perpusatakaan Desa/Sutarno NS
    Disusun oleh : KELOMPOK IV (Gani Nur Pramudyo, Intani Rohmatun Nisak, Ari Setiawan, Rodi Ilmawan)
    Dibuat pada : 10 Desember 2014
    Direvisi pada : -
    Diposting pada : 21 Mei 2017
    Download : Laporanbuku.ppt

Tentang Penulis: Gani Nur Pramudyo merupakan Mahasiswa S1 Prodi Ilmu Perpustakaan FIA UB 2014.Penulis aktif menjadi student employee PJ layanan pengguna di Fadel Muhammad Resource Center FIA UB

Share this

Related Posts

2 komentar

komentar