Tugas pertama jadi Dosen

Tepat tanggal 3 Oktober 2022, saya dan rekan-rekan calon dosen Dosen Tetap Non ASN Undip menghadiri pengarahan dan penandatangan Surat Keputusan (SK) Rektor. Setelah acara pengarahan ini kami diinstruksikan untuk menyerahkan surat pengantar kepada dekan fakultas masing-masing terkait dosen baru. 

Sampai di dekanat FIB, Kami bertemu Dekan FIB dan diberikan sedikit pengarah untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan tinggi, menaikan Brand Undip, sharing pengetahuan, buat target capaian (misal 10 jurnal nasional & 2 internasional - sinta 2-3/Scopus), kuatkan renstra, dan buat logbook. 

Setelah itu, kami diarahkan untuk pengenalan ke sub bagian tata usaha, dan akademik. Berikutnya kami melakukan pendataan fingerprint untuk presensi. Selanjutnya, kami berpisah untuk menuju prodi masing-masing. Kebetulan saya menuju prodi S1 Ilmu Perpustakaan (Ilpus). 

Sampai di prodi, saya bertemu rekan-rekan prodi Ilpus termasuk kaprodi. Beberapa arahan kaprodi antara lain mengelola Lentera Pustaka Special Edition bekerjasama dengan FPTTI, arahan Seat in (ikut kelas) mata kuliah, dan seat in sidang/menguji.

tugas pertama jadi dosen

Reviewer dan section editor jurnal

Lentera Pustaka

Saya diamanahkan untuk menjadi reviewer Lentera Pustaka (Sinta 3). Sebelumnya menjadi reviewer di lentera, saya pernah submit 2 artikel dan diterbitkan. Artikel pertama berjudul "Inovasi kegiatan taman baca masyarakat". Artikel kedua berjudul "Kerjasama HeLLIS Indonesia dan Indonesia Onesearch dalam Menyediakan Sumber informasi Kesehatan dan Kedokteran: Sebuah Kajian Literatur". Sebagai reviewer lentera, saya ditugaskan untuk mereview dua jurnal di bidang ilmu perpustakaan dan informasi. 

Anuva

Selain lentera, saya ditugaskan untuk menjadi reviewer dan section editor jurnal Anuva. Saya terlibat aktif dan mengikuti pendampingan reakreditasi jurnal. Acara ini diselenggarakan oleh LPPM Undip dan berlangsung di Salatiga selama 3 hari. Banyak pelajaran saya dapatkan, bagi saya peran sebagai reviewer dan section editor adalah baru. Selain itu, Anuva saat ini akan mengajukan reakreditasi jurnal (sebelumnya meraih Sinta 4). 

dosen baru jadi editor

Sebagai reviewer kita diwajibkan untuk menyembunyikan jejak di dokumen yang kita edit. Ketika memberikan komentar misalnya, nama tersebut harus diganti anonim atau reviewer dan bukan nama lengkap. 

Desain Website

Ketertarikan dan kemampuan saya dibidang desain grafis dan website, menjadikan saya ingin untuk berkontribusi pada website prodi https://ilpus.fib.undip.ac.id/. Beberapa perbaikan minor yang saya lakukan termasuk memunculkan favicon dan header web, memperbarui konten youtube dan maps di homepage

Beberapa usulan dan proses perbaikan web prodi antara lain: broken link, konten out of date, dan blank dokumen. Selain itu, saya juga mengirimkan konten untuk publikasi terkait dosen baru. 

dosen baru sebagai konten writer web

Selain website, terdapat pula media sosial penunjang termasuk Instagram dan Youtube. Beberapa list atau daftar untuk konten instagram saya buat agar memperkaya konten Instagram. Selain itu, penambahan konten Youtube agar lebih up to date. 

Seat in

Seat in berarti ikut di kelas dan terlibat aktif ketika beberapa sesi yang memerlukan tanggapan dan interaksi antar mahasiswa. Seat in ini bertujuan untuk mengamati bagaimana cara dosen mengajar, menyampaikan materi, melakukan interaksi dengan mahasiswa dan metode pengajaran yang dilakukan.

Sebagai dosen baru, seat in ini sangat diperlukan untuk menyamakan ritme di kelas atau atmosfir yang ada di fakultas. Ada beberapa kelas yang aktif dan beberapa kelas yang tidak terlalu aktif. 

Tidak hanya seat in saat melakukan pengajaran, akan tetapi juga saat ada sidang skripsi. Sebagai pengamat, dosen baru akan mempelajari beberapa peran penguji dan ketua penguji, peran sebagai pembimbing dan penguji. 

Beberapa seat in yang saya ikuti termasuk seat in di kelas pengantar ilmu informasi, perpustakaan perguruan tinggi, masyarakat virtual, dan manajemen koleksi. Selain itu, saya juga seat in untuk beberapa sidang skripsi. 

dosen baru Seat in dikelas

Tidak hanya seat in di kelas, saya dan tim ikut mendampingi mahasiswa observasi di dinarsip provinsi jawa tengah. Agendanya adalah kunjungan ke dinarsip, dan saya diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan ke adik-adik mata kuliah manajemen arsip. 

Bimbingan Skripsi

Tugas sebagai pembimbing skripsi ternyata tidaklah mudah. Saya mendapatkan 5 mahasiswa untuk saya bimbing menyelesaikan tugas akhirnya. Beberapa mahasiswa mengangkat tema literasi dan peran perpustakaan. Menggunakan pendekatan kualitatif, beberapa menggunakan pendekatan kuantitatif. 

Bimbingan saya lakukan secara online dan offline, meskipun saya lebih suka offline. Beberapa mahasiswa bimbingan online karena lokasi penelitiannya tidak di Semarang. 

Kesulitan yang saya hadapi di awal adalah mengenal karakter mahasiswa bimbingan, apa yang dia mau dan menggali kesulitan yang dihadapi. Sebagai pembimbing, kita perlu memberikan dorongan agar mahasiswa mau dan gercep menuntaskan tugas akhirnya. 

Menguji Skripsi

Total saat ini saya telah menguji sebanyak 4 mahasiswa, sebagai penguji I atau anggota penguji. Sebagai penguji, saya harus berperan layaknya penguji. Melakukan konfirmasi atas pekerjaan yang telah dilakukan mahasiswa. Beberapa kesalahan redaksional dan subtansional perlu menjadi masukan agar skripsi menjadi lebih baik. 

Ketika saya menguji dengan tim, ada salah satu mahasiswa sampai meneteskan air matanya sebelum sidang ditutup. Apalagi hasil keputusan sidang tidak bisa diumumkan, karena penguji II atau pembimbing belum menguji dan tidak hadir ketika sidang.

Hal ini juga menjadikan pengalaman baru, karena ketika saya S1 dulu sedikit memang ada yang menangis, namun setelah sidang selesai. Saya berpikir dalam hati "apakah saya terlalu tegas". 

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN

Saya menghadiri technical meeting dosen KKN di P2KKN Undip. Untuk menjadi dosen KKN, ada beberapa dosen yang memang dipilih dan diwakilkan fakultas untuk ikut. 

Dosen barupun bisa mendaftarkan diri melalui tautan yang tersedia dan nantinya semua calon dosen KKN akan diseleksi pada saat training of trainer (ToT) selama 3 hari di Bandungan. Kami diberikan materi terkait KKN, melakukan survei KKN, presentasi hasil survei dan post test untuk kelayakan menjadi DPL. 

Ada beberapa lokasi KKN, saya dan tim mendapatkan tempat di Kec. Tulung, Kab. Klaten. Kami menemui camat dan melakukan survei terkait kebutuhan desa yang akan dijadikan lokasi mahasiswa KKN. 

Gani Nur Pramudyo
Gani Nur Pramudyo Halo saya Gani! Saya berupaya menginspirasi melalui tulisan. Keperluan narasumber atau kerjasama, silakan hubungi saya.

Posting Komentar untuk "Tugas pertama jadi Dosen"