Arsip digital

Sesi ini kita membahas arsip digital (Digital Archives). Istilah ini serupa dengan koleksi digital (digital collection), perpustakaan digital (digital library), dan repositori digital (digital repository).

Arsip digital adalah kumpulan sumber daya budaya dan sejarah dalam bentuk digital. Artinya, merujuk pada arsip statis yang bernilai historis dan memori kolektif.

Bisa berarti pula repositori digital yang berisi bahan-bahan budaya dan sejarah yang dilestarikan untuk digunakan di masa depan (Sugimoto, 2026).

Arsip digital (digital collection) adalah kumpulan sumber daya arsip yang melibatkan atau memanfaatkan perangkat komputer, data, atau media untuk mengelola, menyimpan, atau membagikan sumber daya tersebut (Kamus Kearsipan DAT).

Sektor seni, pemerintahan, dan pengetahuan

Berbagai sektor menghasilkan arsip digital.

Sektor seni (Art)

  • Seni pertunjukan;
  • Teater eksperimental,
  • Tari,
  • Musik;
  • Seni rupa;
  • Film eksperimental/seni video;
  • Animasi yang dihasilkan komputer;
  • Produksi film dokumenter
  • Warisan budaya

Sektor Pemerintahan (Government )

  • e-government
  • Geographic Information System (GIS) 

Sektor Pengetahuan (Scientific)

  • Institutional repositories/ repository
  • Scientific data portals

Objek, non objek, dan Entitas Pengalaman

Sumber daya yang perlu diarsipkan.

Tangible

  • Buku, naskah, …
  • Lukisan, patung, ilustrasi, …
  • Foto, film, video, …
  • Alat musik, adat, …
  • Bangunan, kuil, jembatan, …
  • Arsip pemerintah, dokumen sejarah, …

Intangible

  • Pertunjukan tari, pertunjukan musik, pertunjukan teater, …
  • Ritual, adat istiadat, masakan, …
  • Ephemeral
  • Kembang api, patung es, …

Active / Dynamic

Video game, software game, program komputer, mesin, …

Experiential Entities

Pengalaman manusia dalam merasakan dan mengikuti objek secara langsung.

  • Warisan Budaya Takbenda: ritual, festival, upacara, tari, musik, pertunjukan teater, kerajinan tangan, mode, dll.
  • Seni pertunjukan: tari, musik, pertunjukan teater, dll.
  • Seni Media Baru: instalasi, seni interaktif, dll.
  • Layanan dan Kegiatan: kuliner, wisata, permainan, olahraga, dll.
  • Ephemeral: benda-benda hidup, kembang api, dll.
  • Bencana: bencana alam dan bencana akibat ulah manusia, kecelakaan, dll.

Referensi

Shigeo Sugimoto. (2026). Digital Archiving and Metadata -Basic Concepts and an introduction to Japanese Activities. Presentation (PPT Slides) on Undip Global Classroom.

Luciana Duranti and Randy Preston, eds., International Research on Permanent Authentic Records in Electronic Systems (InterPARES) 2: Experiential, Interactive and Dynamic Records (Padova, Italy: Associazione Nazionale Archivistica Italiana, 2008), electronic version. <http://www.interpares.org/display_file.cfm?doc=ip2_book_com plete.pdf>

Gani Nur Pramudyo

Halo saya Gani! Saya blogger yang menginspirasi melalui tulisan, peneliti metadata, dan long-life learner. Keperluan narasumber, silakan Klik disini.