Mahasiswa Ilmu Perpustakaan: Sebuah renungan dan perjalanan - Gani Nur Pramudyo
News Update
Loading...

Kamis, 27 Desember 2018

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan: Sebuah renungan dan perjalanan

Kuliah memang menjadi keinginan dan harapan, asal bisa kuliah mungkin itu. Ketika berusaha untuk kuliah, saya berusaha untuk mencari beasiswa dan satu-satunya yaitu bidikmisi. Sebelum masuk prodi ilmu perpustakaan FIA UB, awalnya saya daftar jalur SNMPTN untuk masuk S1 Kehutanan UGM, namun tidak diterima pada saat. Harapan saya setelah itu pupus, namun saya tidak berputus asa dan tetap berkeinginan untuk dapat kuliah, dan saya mendaftar di jalur SBMPTN untuk masuk UB. Sembari menunggu hasil yang tidak pasti, saya bekerja di percetakan kurang lebih dua bulan yaitu disya alwani. Setelah itu, terdapat penguman bahwa saya diterima di Prodi Ilmu Perpustakaan UB. Namun, kala itu saya juga was-was apakah diterima juga dibidikmisi, dan alhamdullilah saya mendapat bidikmisi.
Saat berada di prodi ilmu perpustakaan FIA UB saya mendapati berbagai wawasan dan pengetahuan tentang keilmuan perpustakaan dan informasi yang bisa dibilang jurusan yang kurang familiar. Perpustakaan bukan hanya menata buku, tapi bagaimana informasi dan pengetahuan itu dikelola dalam sebuah tatakelola informasi, dikemas ulang agar lebih dapat diterima, disimpan dan untuk ditemu balik.Tidak hanya aspek tata kelola informasi, tapi juga di informasi itu desiminasikan kepada masyarakat luas sehingga terjadilah proses transfer informasi dari lembaga informasi ke masyarakat. Memang, di UB prodi Ilmu Perpustakaan masih diianggap sebelah mata, dan banyak orang menganggap jurusan perpustakaan hanya menata buku, lebih dari menjadi penting untuk tatakelola informasi, temu kembali dan desiminasi informasi, sehingga lulusan ilmu perpustakaan (pustakawan) adalah seorang yang ahli dan profesional informasi di suatu intitusi/lembaga yang mengelola informasi.
Sebagai bahan pertimbangan di Prodi ilmu Perpustakaan UB, sebaiknya perlu ditekankan juga dalam pemberian tugas lapangan atau turun ke masyarakat seperti pengabdian sehingga mahasiswa dibekali dengan kemampuan softskill. Selain itu jika dilihat dari tenaga pengajar/dosen Ilmu Perpustakaan FIA UB sebaiknya ditambahkan beberapa dosen, karena kebanyakan dosen ilmu perpustakaan FIA UB dari tenaga pustakawan dan dari luar fia/dosen tidak tetap. Untuk sinerginya dengan fadel muhammad resource center sebagai wadah dan laboratoriumnya anak ilmu perpustakaan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Setelah berada selama 7 semester di Ilmu perpustakaan FIA UB saya mendapati banyak pengetahuan, wawasan, kemampuan softskill dan keilmuan. Jika dilihat dari segi pengembangan diri, terdapat banyak wadah untuk meningkatkan kemampuan tentang keilmuan seperti student employment (kontrak kerja) bagian layanan teknis pengolahan koleksi di Perpustakaan UB, volunteer di Fadel Muhammad resource center, volunteer di ruangbaca pertanian, pengabdian masyarakat di perpustakaan SMPN 6 Malang dan pengabdian masyarakat di SD Bandung rejosari 2 malang. Selain itu pengalaman saya dapatkan seperti menjadi asisten praktikum matakuliah otomasi perpustakaan, basis data di D3 ilmu perpustakaan dan kearsiapan Vokasi UB dan juga menjadi anggota penelitian dosen.
Saat ini saya aktif student employee penanggungjawab layanan pengguna FMRC, sedangkan penelitian yang saya jalani saat ini yaitu tentang komparasi jenis skema metadata perangkat lunak repositori intitusi perguruan tinggi Malang (studi pada Perpustakaan UB, Perpustakaan UM dan Perpustakaan UMM. Saya tertarika pada matakuliah kemas ulang informasi, perpustakaan digital dan metadata. Kedepannya setelah saya lulus dari UB, saya ingin melanjutkan kuliah S2 Ilmu Perpustakaan dan informasi Universitas Indonesia untuk program beasiswa LPDP Afirmasi tahun 2018, sehingga saya setidaknya harus mengejar target untuk yudisium 30 maret 2018. Sehingga saya bisa mencoba daftar LPDP Afirmasi yang dilaksanakan setahun sekali, setelah saya lulus langsung kuliah S2. Kesan pesannya, untuk yang pingin kuliah beasiswa bidikmisi ambilah program studi yang sekiranya saingannya tidak banyak tapi prospek kedepannya jelas, contohnya ilmu perpustakaan. Kata kuncinya setiap kita menuntut ilmu apapun itu , pelajari mendalam, kembangkan dan aplikasikan untuk masyarakat sehingga berguna dan bermanfaat.
Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
Tanggal 13 November 2017 pukul 19:44 WIB
jatinangor

Share with your friends

Add your opinion
Disqus comments
Notification
Gani Nur Pramudyo merupakan Awardee LPDP dan saat ini akan menempuh studi Magister Ilmu Perpustakaan FIB Universitas Indonesia 2019. Apabila Anda berminat untuk mengundang saya sebagai narasumber, pemateri, atau pembicara di institusi Anda, dengan senang hati saya akan berusaha menyanggupinya. Silakan kontak via email ke gani_nurp@yahoo.com atau DM via Instagram gani_igan. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.
Done