Cara mencari jurnal di Google Scholar

Sumber informasi jurnal digunakan sebagai bahan rujukan. Sebagai bahan rujukan, jurnal yang dipakai harus relevan sesuai dengan kebutuhan, tema dan topik penulisan. Jurnal tersebut harus dapat dengan mudah diakses.

Sumber jurnal memiliki peranan cukup besar dalam penulisan. Penerbit biasanya memberikan prasyarat sumber yang digunakan minimal 5 tahun terakhir, 60% jurnal, dan tidak boleh menggunakan sumber blog karena dapat dengan mudah ditulis dan diubah orang lain

Terdapat banyak sumber selain jurnal, yaitu sumber primer, sekunder, tersier, referensi dan internet. 

  • Sumber primer menunjukkan adanya temuan baru pengetahuan. Contohnya paten, standar, makalah konferensi, tesis, disertasi, artikel ilmiah, terbitan berseri.
  • Sumber sekunder berupa ringkasan dari sumber primer, dan digunakan alat bantu mencari sumber primer. Contohnya, ensiklopedia, kamus, bibliografis, indeks, biografi dan katalog
  • Sumber tersier berupa ringkasan dari sumber sekunder. Contohnya indeks abstrak, bibliografi dari bibliografi. 
  • Sumber referensi berupa terbitan yang disiapkan untuk menjawab pertanyaan tertentu dan disusun secara sistematis. Contohnya pedoman, ensiklopedia, kamus,atlas, gazetters, indeks, dan bibliografi, direktori, dan tesaurus
  • Sumber internet diperoleh saat melakukan pencarian sumber dengan medium internet dan perangkat desktop atau mobile. Contohnya pencarian melalui OPAC menghasilkan metadata/katalog, pencarian di search engine (Google, Google Scholar), database online (ebook, jurnal, artikel) (Latifah, 2018)..

Jurnal dikategorikan sebagai sumber primer. Jurnal adalah hasil penelitian yang disampaikan pada seminar dan konferensi ilmiah. Hasil penelitian dapat disampaikan dalam bentuk laporan, seperti mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya, laporan penelitian itu disajikan dalam bentuk skripsi untuk tingkat sarjana (S1), tesis untuk tingkat magister (S2), dan disertasi untuk (S3). Laporan penelitian biasanya dimuat dalam sebuah majalah ilmiah (buletin atau jurnal ilmiah).

Pentingnya sumber jurnal di atas maka perlu kiranya kita harus tahu bagaimana menemukan dan memanfaatkannya. Bagian selanjutnya akan membahas mengenai cara mencari jurnal Google Scholar. 

Cara penelusuran Jurnal di Google Scholar

Cara mencari jurnal di Google Scholar

Google Scholar merupakan mesin pencari sumber ilmiah yang menyediakan segudang artikel, jurnal, dan buku yang dapat diakses secara gratis. Sumber yang diperoleh Google Scholar berdasarkan indexing website ilmiah (Website yang menggunakan tag Dublin Core). Berikut dijelaskan mengenai cara mencari jurnal dengan kata kunci, dan operator boolean di Google Scholar:

Kata Kunci

Ketikan kata kunci pada kotak penelusuran Google Scholar berdasarkan tema atau topik tulisan. Misalnya ketikan kata kunci Preservasi Digital Klik icon Cari.

Hasil pencarian menampilkan 2.000 hasil berupa jurnal, bab buku, dan terkadang buku lengkap. Pilih sesuai kebutuhan.

Terdapat filter (batasan) pada menu pencarian yang dapat diterapkan pada Google Scholar utamanya pembatasan pencarian berdasarkan rentang waktu (tanggal)

Pada kolom tiap hasil pencarian terdapat icon tertentu. 

  • Icon bintang menunjukkan dokumen tersebut dapat disimpan dan kita akan menerima update dari setiap pembaruan artikel yang berkaitan dengan judul tersebut.
  • Icon kutipan " untuk membuat daftar pustaka dari dokumen,
  • Dirujuk 4 kali, menunjukan artikel telah dikutip oleh penulis lain, semakin banyak dikutip semakin bagus
  • versi HTML digunakan untuk membaca konten melalui web browser
  • [PDF] menunjukkan file tersebut dapat diunduh
Mengunduh artikel ilmiah, pilih judul atau klik pdf atau HTML. Maka secara otomatis, file terunduh secara otomatis.

beranda Google Scholar untuk penelusuran jurnal

Boolean Operator

Menelusur jurnal di Google Scholar, pengguna dapat memanfaatkan Operator Boolean (AND, OR, NOT). AND memberikan hasil penelusuran mengandung kedua kata kunci yang dimaksudkan. Misalnya menelusur internet AND banking, akan menjaring informasi yang mengandung kata kunci internet dan banking

Bolean operator Google Scholar untuk penelusuran jurnal

OR menghasilkan informasi yang mengandung salah satu kata kunci atau kedua kata kunci. Contoh menelusur child OR diabetes, akan memperluas hasil penelusuran dengan kata kunci child atau diabetes
Bolean operator Google Scholar untuk penelusuran jurnal

NOT memberikan hasil penelusuran yang tidak mengandung kata kunci yang tertulis di belakang operator tsb. Misalnya, diabetes NOT non-insulin-dependent diabetes, hasilnya nanti akan mengandung kata kunci insulin selain non-insulin dependent (http://lib.ugm.ac.id/ind/?page_id=410).

Bolean operator Google Scholar untuk penelusuran jurnal


Contoh operator boolean di Google Scholar

2.000 hasil penelusuran jurnal dengan kata kunci preservasi digital di Google Scholar dapat dipersempit dengan menggunakan NOT. NOT digunakan untuk kata kunci Preservasi Digital tanpa membahas preservasi tradisional. Ketikan kata kunci Preservasi Digital NOT Preservasi Tradisional, pada kotak pencarian Google Scholar, lalu klik icon cari atau tekan enter pada keyboard.

Bolean operator Google Scholar untuk penelusuran jurnal

Menggunakan operator NOT, hasil penelusuran dipersempit sehingga menghasilkan 292 hasil di Google Scholar dengan kata kunci Preservasi Digital NOT Preservasi Tradisional. 


Gani Nur Pramudyo
Gani Nur Pramudyo Halo saya Gani! Saya blogger yang menginspirasi melalui tulisan, peneliti metadata, dan long-life learner. Keperluan narasumber, silakan hubungi saya.